in , , ,

Sisa-Sisa Kekuatan Orde Baru Muncul Sebagai Penantang Jokowi

Prabowo dan Titiek Soeharto, foto:Tribunnews.com

Orde Baru adalah masa pemerintahan yang menjadi sejarah kelam bangsa Indonesia. Masa kelam tersebut tidak sehat untuk tumbuh kembang demokrasi di Negara ini.

Pembungkaman atas kebebasan bertindak dan melakukan koreksi atas negara juga semua dibungkam. Padahal semua dilakukan untuk memperbaiki sistem kenegaraan yang masih baru.

Orde baru juga menjadi periode dimana manusia dengan mudahnya dibungkam dan dibantai. Masyarakat dihantui dengan ketakutan-ketakutan yang melanda.

Atas periode yang keji terhadap keadaan tersebut Presiden Jokowi angkat bicara. Tidak seharusnya bangsa Indonesia mengulang masa kelam pada orde baru.

Jokowi mengatakan, demokrasi Indonesia harus lebih matang dan dewasa agar peristiwa itu tidak lagi terulang.

Sehingga tidak ada lagi korban-korban seperti 1998. Itu merupakan sebuah peringatannya kepada kita semua.

Jokowi tak ingin peristiwa 1998 terulang kembali. Saat itu situasi ekonomi politik yang krisis, kemudian merembet pada kerusuhan sosial, hingga penculikan aktivis.

Sebagaimana diketahui kubu dari pasangan calon presiden nomor urut 02 banyak diisi oleh sisa-sisa kekuatan Orde Baru. Jika mereka menang bisa kembali ke Orba lagi.

Jokowi juga berpesan supaya seluruh rakyat Indonesia harus menjaga persatuan, kerukunan serta persaudaraan. Sebab, itu merupakan aset bangsa Indonesia.

Mengenai fenomena hoaks yang belakangan merebak, Jokowi berpesan, masyarakat harus pintar-pintar memilah informasi.

Semua komponen bangsa harus bekerja keras membangun negara ini. Tidak ada lagi hoaks, fitnah dan semburan dusta serta kebohongan sehingga kita semua harus produktif. Jangan energi kita habis untuk hal-hal yang tidak perlu.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments