in , , ,

Seperti Apa Para Pendukung Jokowi-Ma’ruf Mengkampanyekan Jagoannya?

Jokowi & KH. Ma'ruf Amin, foto:antaranews.com

Beragam cara dilakukan oleh para pendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin untuk mengkampanyekan keunggulan kandidatnya. Semuanya dilakukan dengan cara positif dan kreatif, tanpa harus menyebarkan kampanye hitam.

Hal ini patut diapresiasi, pasalnya para relawan itu terus bergerak secara masif, hadir di masyarakat membantu pemenangan Jokowi – Ma’ruf tetapi dengan cara-cara humanis dan kreatif. Cara seperti ini dapat mendorong iklim politik menjadi teduh dan menyenangkan.

Seperti yang dilakukan oleh Relawan Pengusaha Muda Nasional (REPNAS) ini. Mereka baru saja meluncurkan Bus Repnas Jelajah Nusantara di kawasan Simpang Lima, Banda Aceh, Minggu (20/1).

Menurut keterangan Ketua Dewan Pembina Repnas, Bahlil Lahadalia, Bus Repnas Jelajah Nusantara ini akan berangkat dari Banda Aceh dan akan menjelajahi ratusan kota dan puluhan provinsi di Indonesia.

Penjelajahan itu sendiri dilakukan selama 141 hari. Hal ini akan bersamaan dengan keberhasilan Jokowi dalam merampungkan Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam kurun 4 tahun terakhir.

Selama perjalanan, Bus Repnas Jelajah Nusantara itu akan menyosialisasikan keberhasilan Jokowi di pelbagai bidang, mulai dari ekonomi, infrastruktur, dan penciptaan lapangan kerja, juga dorongan insentif untuk mendukung pengusaha muda di berbagai daerah.

Tak hanya Repnas, Partai Soldaritas Indonesia (PSI) juga berusaha menggunakan cara yang mengutamakan kreativitas untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Hal ini diakui lebih dekat dengan anak muda dan lebih berdampak positif.

Selain untuk kampanye, cara kreatif juga dilakukan partai yang diisi oleh anak-anak muda itu untuk mengklarifikasi hoaks. Seperti datang ke berbagai pasar tradisional yang katanya harga melambung tinggi atau mahal ternyata setelah datang langsung harga tetap stabil dan masih sangat terjangkau.

Dengan mendatangi masyarakat secara langsung ini, PSI pun mengajak ngobrol warga untuk bersama-sama mendukung Presiden Jokowi yang sudah jelas kinerjanya dan berhasil menurunkan angka kemiskinan serta pemerataan pembangunan.

Sebelumnya, Relawan Kopi Politik dan Orange Media One Minute Video Compettion bertajuk Inspirasi Jokowi. Acara ini digunakan untuk menjaring generasi milenial agar bertarung secara ide, gagasan di dunia maya, menjadi kreator positif yang memberi nilai menginspirasi.

Menurut Direktur Relawan Jokowi – Ma’ruf Amin, Maman Imanulhaq, kegiatan itu sejalan dengan semangat program kerja Direktorat Relawan yang dikomandoinya sebagai upaya pemenangan pasangan capres cawapres 01, Jokowi – Maruf Amin.

“Kita ada yang namanya Go Relaone, ini mengusung konten yang serupa, sebuah gagasan kreatif seperti ajang cipta lagu Jokowi, stand up ala Ma’ruf Amin, goyang dayung yang memberi ruang pada kreatifitas relawan menunjukan kreasinya. Poinnya adalah pilpres menyenangkan, bahagia tanpa hoax,” paparnya.

Beberapa bulan lalu, Tim Jokowi-Ma’ruf juga membuat video berjudul ‘Arwah Si Manis Jembatan Ancur’ yang berisi keberhasilan pemerintah dalam pembangunan infrastruktur jembatan. Video tersebut di publikasikan oleh akun YouTube Kolaborasyik.

Seperti diketahui, selain membuat video pendek ‘Arwah Si Manis Jembatan Ancur’, Kolaborasyik juga merilis beberapa video pendek lainnya sebagai medium kampanye. Misalnya, video mengenai kisah kaleng Khong Guan yang menjelaskan kerja Jokowi, dan adegan Rhoma Irama tentang Sumpah Pemuda.

Semua konten video tersebut digarap dengan apik, dan memiliki pesan yang cukup mengena. Hal ini menjadi terobosan baru agar kampanye itu mengedepankan gagasan dibandingkan ujaran kebencian

Dampak dari adanya kampanye kreatif seperti itu cukup besar. Hasilnya, pendukung Jokowi garis keras akan semakin setia. Sementara pemilih yang masih ragu atau soft voters, semakin mantap memilih Jokowi.

Bahkan, soft voter-nya Prabowo justru banyak yang berbalik mendukung Jokowi-Ma’ruf. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Aria Bima.

Konten-konten kreatif itu, diakui atau tidak, akan menarik mereka yang berpikiran rasional. Mereka tentu melihat Jokowi sebagai praktisi tata kelola negara lebih mumpuni daripada kompetitor.

Kata Aria, kubu Jokowi-Ma’ruf memang akan berupaya maksimal menggerakkan swing voters. Sebab hal ini merupakan tantangan tersendiri, mengingat pemilih di segmen itu didominasi milenial atau generasi Y.

Ciri dari generasi Y ini adalah lebih kritis dan rasional, tetapi menyukai konten yang kreatif. Oleh karena itu, salah satu cara yang ditempuh kubunya yakni pendekatan kreatif yang lebih mengakomodir jiwa pemuda. Bukan kaku dan saklek pada penjelasan dan dogma.

“(Misalnya) kemampuan mengabstraksikan bahwa Indonesia ke depan adalah Indonesia yang optimis dan penuh harapan,” tandas dia.

Disadari atau tidak, bila membandingkan konten kampanye kubu Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi memang sedikit berbeda. Tata cara kampanye para pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin memang lebih kreatif, kekinian, logis dan sesuai dengan rasionalitas massa.

Ini yang menjadi kekuatan utamanya. Bukan terletak pada cara kampanye hitam yang penuh kebencian dan adu domba.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments