in , ,

Pujian Kiai Ma’ruf atas Ketenangan dan Penguasaaan Emosi Jokowi dalam Debat

KH. Ma'ruf Amin, foto:antaranews.com

Debat Kandidat adalah metode kampanye yang akan menunjukan gagasan seorang calon Presiden. Dalam debat seorang calon akan menampilkan argumen-argumen yang diharapkan akan memecahkan persoalan bangsa.

Tidak hanya itu debat kandidat juga akan menampilkan tata bicara calon yang akan menjadi penilaian tersendiri.

Penguasaan panggung juga penting dalam debat tersebut. Secara keseluruhan akan menampilkan juga sosok asli seorang calon.

Semua mata tertuju pada calon yang sedang tampil. Dengan begitu calon bisa juga dinilai dan sangat teruji pada debat kandidat.

Lalu apa jadinya jika dalam debat seorang calon tidak bisa mengontrol diri. Bahkan emosi memuncak pada audiens atas sorak sorai yang tiada henti.

Sorak sorai menjadi wajar, yang bisa mengendalikannya justru bagaimana performa calon di panggung. Kecerdikan calon sangat menentukan disini.

Seperti diketahui pada debat keempat calon Presiden, Prabowo menunjukan emosinya pada audiens yang tertawa.

Padahal disitulah ujian calon yang sangat signifikan dengan situasi yang tidak mudah.

Berbeda dengan sosok Jokowi yang tenang santun dan tetap menjaga etika dalam keadaan apapun termasuk keadaan tertekan.

Kiai Maruf memberikan pujian atas ketenangan dan penguasaaan emosi Jokowi dalam debat keempat.

Ketenangan itu sangat meyakinkan bahwa Jokowi adalah pemimpin sejati bandingkan dengan Prabowo yang emosi sehingga tak ada gagasan yang baru.

Perbandingannya sangat jelas penampilan Jokowi yang tenang dan Prabowo yang emosi (contrasting).

Penilaian saat debat kandidat tersebut memperlihatkan bahwa Jokowi lebih cocok menjadi pemimpin karena berfokus pada solusi masalah, bukan pada marah-marah

Ma’ruf Amin mengatakan Joko Widodo (Jokowi) bisa tampil sesuai yang diharapkannya. Ma’ruf menilai emosi yang terkontrol membuat Jokowi lancar menjelaskan masalah.

Itu yang Kiai Ma’ruf harapkan, Pak Jokowi tidak terprovokasi, hingga dia tidak emosi, sehingga bisa menjelaskan semua permasalahan secara detail dan juga jelas.

Karena beliau seperti ada provokasi beliau tidak terprovokasi, itu yang Ma’ruf harapkan. Artinya harapan Ma’ruf terbukti benar.

Ma’ruf juga sependapat dengan Jokowi soal kondisi pertahanan Indonesia. Dia mengatakan Jokowi bisa terus menjelaskan soal langkah-langkah memperkuat pertahanan Indonesia meskipun berkali-kali capres rival, Prabowo Subianto, menyebutkan Indonesia rawan diserang negara lain.

Menurut Kiai Ma’ruf dalam rangka pertahanan itu sudah banyak perbaikan, kan tidak mungkin berubah secara total itu, tapi ada langkah-langkah, sedangkan itu yang sedang ditempuh oleh Pak Jokowi.

Satu-dua langkah, alutsista, sistem pertahanan, radar, dan tadi lengkap saya kira disampaikan itu. Bahwa keinginan kita harus gini-gitu, itu kan keinginan tidak harus sekarang terjadi, sebelumnya kan ada tahapan-tahapan.

Sebelumnya, dalam debat, Prabowo mengatakan pertahanan Indonesia lemah. Menanggapi hal ini, Jokowi mengatakan dirinya percaya kepada TNI.

Jokowi mengatakan Indonesia juga sudah melakukan gelar pasukan terintegrasi di titik-titik terluar dan terdepan untuk memastikan tiap wilayah Indonesia terjaga.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments