in , , ,

Penangkapan Andi Arief disebut Kesalahan Jokowi, Ma’ruf: Memaksakan Isu

KH. Ma'ruf Amin, foto: tribunnews.com

Ada kesesatan berfikir kala kejadian tertangkapnya Andi Arief karena kesalahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kita bisa mengira apa hubungan tertangkapnya seorang pengguna narkoba dengan Jokowi.

Sebelumnya pihak Prabowo-Sandi menyalahkan Jokowi. Dengan menyebut penggunaan narkoba meningkat di era pemerintahan Jokowi.

Narkoba memang menjadi musuh bersama bangsa. Efeknya yang bisa merusak moral bangsa memang harus diberantas.

Siapapun segenap seluruh lapisan masyarakat harus memberantas keberadaan narkoba tersebut. Agar peredarannya di negara ini bisa teratasi.

Terkait kasus tersebut Ma’ruf menerangkan, tertangkapnya Andi Arief, lantaran terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba membuktikan sistem pemberantasan narkoba di Indonesia sudah berjalan dengan baik.

Jadi bukan salahnya Jokowi. Orang itu, bisa tertangkap karena sistemnya sudah bagus.

Ma’ruf berujar, sistem pemberantasan narkoba di Indonesia semakin ketat. Sehingga, pelaku-pelaku penyalahgunaan narkoba, bisa terciduk.

Dulu mungkin model kayak begitu tidak akan tertangkap. Sistemnya tidak seketat yang sekarang. Jadi bukan karena dulu tidak ada. Tetapi karena dulu tidak dilakukan secara intensif dan terprogram dengan baik.

Kiai Maruf menegaskan ungkapan “Salah Jokowi” dalam kasus Andi Arief itu tak ada kaitannya sama sekali, disini bisa terlihat upaya pihak 02 yang memaksakan isu.

Jika dipikir secara jernih pernyaataan Kiai Maruf Amin itu tepat. Kesalahan Andi Arief adalah hasil perbuatannya sendiri, bukan salah siapa-siapa. Kita patut menyesalkan, tetapi tak patut menyalahkan pemerintah.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments