in , ,

Merangkul Semua Pihak Ketika Menang, Kiai Ma’ruf jadi Tokoh Pengayom dan Pemersatu Bangsa

KH. Ma'ruf Amin, foto: kompas.com

Pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tentu banyak sekali elemen masyarakat yang mendukung salah satu calon. Dukungan yang secara terbuka sampai dengan dukungan yang tertutup.

Dukungan tersebut wajar adanya karena kelompok atau elemen masyarakat tersebut punya kepentingan maupun pemahaman atas dukungan tersebut.

Dukungan tersebut menjadi penting sebagai penguat suara Calon dan tentu akan ada feedback dari calon untuk membalas atas dukungan jasa. Hal ini lumrah dalam politik Indonesia.

Menanggapi kondisi tersebut diatas, Kiai Maruf mengatakan bahwa jika kelak dirinya dan Jokowi menang Pilpres, maka akan merangkul semua pihak.

Ma’ruf Amin mengapresiasi sikap capres Jokowi dan Prabowo Subianto yang menyatakan akan tetap bersahabat meski tengah bersaing di Pilpres 2019. Ma’ruf sependapat, pilpres bukan perang yang membuat masyarakat bermusuhan.

Ma’ruf Amin di dalam pidato-pidatonya juga selalu mengungkapkan hal serupa bahwa Pilpres itu bukan perang, Pilpres itu kontestasi, mencari pemimpin yang terbaik, visioner.

Karena itu sesama bangsa kita tidak boleh bermusuhan.

Kiai Ma’ruf menambahkan, masing-masing kubu pasti menginginkan kemenangan. Namun ia juga berpesan, agar setiap pendukung menjaga situasi agar tetap kondusif.

Kita memang mencari kemenangan, pasti masing-masing ingin menang, tapi tidak boleh mengobarkan permusuhan, perpecahan, perseteruan. Karena itu, kita tetap bersahabat.

Ungkapan yang dikatakan Ma’ruf tersebut adalah cerminan ketaatannya dan itu amanat. Amanat undang-undang, amanat Pancasila, amanat persatuan Indonesia, itu harus dikedepankan.

Bahkan rekonsiliasi antar pendukung Indonesia pun dilakukan untuk menuju Indonesia Maju secara bersama-sama.

kerukunan dan persaudaraan antar elemen bangsa Indonesia adalah tujuan utamanya meski Pilpres masih menyisakan puing-puing perdebatan. Rajutan keharmonisan tersebut adalah berkat Kiai Ma’ruf yang menjadi tokoh pengayom dan pemersatu bangsa.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments