in , ,

Ma’ruf Amin: Banyak Hoaks dan Fitnah Menyerang Jokowi

KH. Ma'ruf Amin, foto: wowkeren.com

Pemilu tahun 2019 ini adalah pemilu yang menyenangkan dan mempunyai warna baru juga semangat yang optimis kedepan. Hal ini karena di sajikannya calon berpengalaman juga sederhana yang kembali ikut kontestasi.

Namun yang sangat disayangkan adalah masifnya hoax yang selalu menyebar. Hoax tentu saja mengganggu stabilitas bangsa. Karena kobohongan adalah dzolim.

Kiai Ma’ruf juga mengatakan mengenai banjir hoaks dan fitnah akhir-akhir ini.

Ma’ruf Amin mengatakan, Indonesia tengah diterpa ‘banjir’hoaks dan fitnah.

Ma’ruf menganalogikan Nahdlatul Ulama (NU) laiknya perahu penyelamat ketika banjir tersebut datang.

Kapal NU berupaya menyelamatkan bangsa dari hoaks dan pertentangan ideologi yang dapat membenturkan antar-masyarakat.

“Sekarang kita sedang menghadapi banjir ideologi, banjir hoaks, dan fitnah. Maka yang selamat, yang menaiki perahu NU.

Sebab, NU akan terus mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ma’ruf mengingatkan, NU akan menghadapi pihak penyebar hoaks yang berpotensi memecah NKRI.

“Siapa saja yang melakukan hoaks akan berhadapan dengan santri-santri Nahdlatul Ulama,” kata Ma’ruf.

Saat ini, ucap Ma’ruf, hoaks tengah menyerang dirinya dan capres Joko Widodo (Jokowi).Hoaks tersebut, kata dia, jika Jokowi-Ma’ruf menang, Kementerian Agama akan dibubarkan, azan dilarang, dan perzinahan akan dilegalkan.

“Itu bohong. Sekarang Presiden kita siapa? Kementerian Agama dibubarkan tidak? Berarti yang ngomong itu bohong,” kata Ma’ruf.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyebut telah mengidentifikasi konten hoax di media sosial terkait Piplres 2019. Hoax diklaim lebih banyak menyerang paslon nomor 01, Jokowi-Ma’ruf Amin dibandingkan paslon 02, Prabowo-Sandiaga.

Rudiantara menambahkan, kementeriannya telah mengidentifikasi hoax di media sosial sejak Agustus 2018. Saat itu ada 25 hoax yang sudah diidentifikasi, diverifikasi dan divalidasi. Meningkat di Desember 2018 sebanyak 75 hoax, Januari 2019 ada 175 hoax, Februari 353 hoax dan Maret 453 hoax.

“Lebih banyak (hoax menyerang) ke 01,” lanjutnya

Pernyataan Kominfo menyebutkan banyaknya hoaks menjelang Pemilu dan menyasar Jokowi.

Kiai Ma’ruf yang mengajak masyarakat lebih hati-hati.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments