in

Jokowi dan Selera Anak Muda Indonesia

Diakui atau tidak, kehadiran Joko Widodo di panggung politik nasional memang banyak membawa perubahan dan tradisi baru. Seminimal-minimalnya dalam ‘citra’ politisi yang biasanya terkesan parlente, priyayi, kaku, dan berjarak dengan rakyat.

Kita lihat, misalnya, sebelum nama Jokowi menyeruak ke kancah politik, Indonesia banyak diisi oleh politikus yang tua dan membosankan, atau setidaknya tampak begitu. Mulai dari SBY, Megawati, Habibie, apalagi Soeharto.

Dari tampuk kursi presiden, rasa-rasanya hanya Abdurrahman Wahid yang jauh dari kata kaku, membosankan, birokratis.

Namun, semua pakem dan ‘tampang’ pejabat atau politisi di atas sepertinya luruh di hadapan Jokowi. Darinya segala kekakuan politik itu didobrak dan diganti dengan citra yang baru.

Sejak menjabat sebagai Wali Kota Solo, Jokowi sudah menarik perhatian dengan gayanya yang luwes dan santai, enggan terjebak kekakuan birokrasi dan tampil berjarak. Dia juga mempopulerkan tradisi baru ‘blusukan’, terma yang kemudian populer sebagai trademark-nya.

Makin ke sini, gayanya pun makin khas yakni: tampil gaul dan anak muda. Berkali-kali Jokowi menunjukkan gestur dan perilaku yang menunjukkan diri sebagai politikus yang dekat dengan anak muda.

Selama empat tahun memimpin Indonesia, Jokowi memang kerap melakukan gimik yang bisa menarik perhatian dan simpati dari kaum milenial. Apa saja?

1. Pakaian Khas Anak Muda
Baju putih lengan panjang yang digulung dipadu dengan sneakers menjadi pakaian andalan Jokowi. Pakaian yang simpel ini seakan telah menjadi gaya khasnya.

Presiden Jokowi dikenal ini memang diketahui memiliki banyak koleksi sneakers. Setidaknya ada tujuh sneakers buatan luar negeri hingga lokal yang pernah dipakai Jokowi, yakni; Nike LunarEpic Low Flyknit 2, Vans Metallica, Adidas Yeezy 350 Beluga v2, Adidas NMD R2, Nike Roshe One, Saint Barkley, dan NAH Project.

Selain sneaker, Mantan Walikota Solo ini juga kerap mengenakan jaket ala anak muda. Beberapa bulan lalu, ketika Jokowi touring menggunakan motor Chopper ke Sukabumi, Ia menggunakan jaket jeans yang dibuat kustom dengan gambar peta Indonesia di bagian dadanya.

Gaya Jokowi naik moge sambil memakai jaket jeans itu sekilas mirip dengan Dilan, sosok anak SMA di film Dilan 1990.

Sebelumnya, Jokowi juga membuat ‘geger’ dengan menggunakan jaket bomber ketika menggelar konferensi pers. Ini menegaskan gaya pakaiannya yang tak ketinggalan dengan generasi milenial hari ini.

2. Musik Metal Kesukaan Jokowi
Jokowi dikenal menyukai musik metal sejak menjabat Walikota Solo dulu. Ketika di Solo, Jokowi rutin mengunjungi festival musik Rock in Solo. Dia nonton nyaris tanpa pengawalan, memakai kaos band metal, juga celana jeans.

Dalam berbagai kesempatan, ia kerap menyebut band-band metal kesukaannya, Mulai dari Judas Priest, Led Zeppelin, Deep Purple, hingga Slayer.

Saat menjabat gubernur DKI Jakarta, Jokowi pernah mendapat hadiah bas merek Ibanez bertandatangan Robert Trujillo, bassist band Metallica.

Sebagai seorang Kepala Negara, Jokowi kerap menyempatkan hadir di konser-konser musik yang dipenuhi anak muda, seperti Synchronize Festival. Tak hanya itu, Jokowi juga dua kali hadir di konser musik We The Fest.

3. Ngevlog
Persis gaya milenial sekarang, Presiden Jokowi juga rajin membuat video blog atau yang kerap disebut vlog. Dengan nge-vlog, Jokowi berupaya menyapa audiens-nya.

Bisa dikatakan bahwa presiden Indonesia saat ini Joko Widodo merupakan salah satu pemimpin negara yang paling banyak memanfaatkan fasilitas internet untuk berkomunikasi dengan masyarakatnya.

Hal semacam ini tentunya menjadi langkah positif terutama jika dilakukan oleh para pemimpin negara. Seorang pemimpin yang terkadang terkesan sulit untuk disentuh oleh para masyarakat, kali ini bisa dilihat dari sisi lain lewat fasilitas teknologi.

Tema vlog yang ditampilkan Jokowi pun tak hanya soal politik saja, tetapi juga untuk hal-hal yang ringan, seperti olahraga tinju, kambingnya yang beranak, atau ketika dirinya ngopi.

4. Anak Muda dan Motor
Aksi Presiden Jokowi mengendarai motor gede saat pembukaan Asian Games 2018, Agustus lalu, membuat heboh dunia. Meskipun menggunakan stuntman alias pemeran pengganti pada aksi ekstrimnya, namun, aksi Jokowi itu memberi warna tersendiri bagi pembukaan ajang olahraga se-Asia.

Namun sebelum aksi itu, Jokowi juga sudah beberapa kali mengendarai sepeda motor. Pada April 2018, Jokowi bahkan secara khusus mengajak komunitas motor untuk touring di Sukabumi. Kepala negara mengaspal dengan motor sepeda motor Royal Enfield Bullet 350 cc yang sudah dimodifikasi Elders Garage menjadi gaya Chopper.

Tak hanya itu saja Jokowi bermotor seperti anak muda. Ketika berkunjung ke Asmat dan meninjau jalan Trans-Papua, Jokowi juga menjajalnya naik motor.

Terakhir ketika blusukan ke Pasar Anyar Tangerang, Jokowi menggunakan motor motor hijau “street tracker”. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga bergaya milenial dengan mengenakan jaket merah terang yang bagian belakangnya bertuliskan “Bulls Syndicate, Motorcycle Worshiper”.

Kaum Milenial Dukung Jokowi
Gaya Jokowi di atas, selain memang karakternya, juga membawa dampak positif pada karir politiknya. Gaya khas anak muda itu membawa dukungan yang besar dari ceruk generasi milenial kepada Jokowi-Ma’ruf.

Hal itu dibuktikan dengan survei terbaru yang menunjukkan bahwa milenial lebih banyak memilih Jokowi-Ma’ruf dibanding Prabowo-Sandi. Misalnya, berdasarkan hasil survei lembaga Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA pada periode 12-19 Agustus 2018, pasangan Jokowi-Ma’ruf lebih menguasai kantong suara kaum milenial dibandingkan Prabowo-Sandi.

Para responden yang berusia antara 17 hingga 39 tahun mendukung Jokowi-Ma’ruf mencapai 50,8%. Sementara Prabowo-Sandiaga hanya memperoleh dukungan sebanyak 31,8%.

Kemudian, berdasarkan survei Populi Center terbaru, Jokowi-Ma’ruf unggul di kalangan pemilih usia milenial atau di bawah 34 tahun. Pasangan nomor urut 01 ini mendapatkan persentase suara 56,1 persen, sedangkan Prabowo-Sandi mendapatkan 30,5 persen.

Pilihan milenial itu memang tak salah. Dia akan cenderung memilih Presiden yang memiliki gaya seperti anak muda. Dan, soal ini Jokowi harus diakui memang lebih tepat.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments