in , ,

Jokowi Ajak Masyarakat datang ke TPS dan tidak Golput dalam Pemilu

Jokowi, foto:detik.com

Pemilihan umum sejatinya adalah pesta rakyat sebagaimana dilakukan pada sistem demokrasi. Kedaulatan rakyat paling kentara kemudian ada pada pemilihan umum.

Rakyat berada pada posisi yang sangat diperlukan dalam hal ini. Karena atas suara rakyatlah lahir para pemimpin bangsa.

Bagi pemerintah dan pihak yang berkepentingan pemilu menjadi ajang memantaskan diri dihadapan rakyat. Suguhan untuk rakyat pun di kemas dengan baik demi mendapat simpati rakyat.

Maka menjadi keharusan masyarakat menyadari pentingnya pemilu. Melalui proses itulah muncul pemimpin harapan bangsa.

Atas dasar itu pula pemerintah memberikan target tingkat partisipasi yang besar. Yaitu dengan target nasional 77,5% suara yang diberikan masyarakat.

Target tersebut adalah usaha besar pemerintah memperkecil perilaku apatisme pemilu atau golput.

Untuk mendukung hal tersebut Jokowi meminta seluruh pendukungnya mendorong warga datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada pemungutan suara di 17 April 2019 nanti.

Ajakan Jokowi kepada warga untuk datang ke TPS pada Pemilu 2019 mendatang. Ajakan ini merupakan sikap tegas Jokowi untuk anti-golput.

Jokowi juga meminta para kader parpol pendukungnya untuk mengantisipasi isu-isu hoaks yang berpotensi disebarkan menjelang pencoblosan.

Dia juga berharap para pendukung menjelaskan kepada masyarakat soal capaian-capaian pemerintah selama empat tahun terakhir.

Intinya Jokowi ingin memastikan tidak ada lagi yang tidak terlibat dalam pemilu. Pemilu adalah ajang pembuktian masyarakat peduli akan bangsanya.

Pemilu ini adalah kegembiraan politik, merayakan demokrasi dan ruang rakyat untuk menentukan masa depan bangsa Indonesia.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments