in , ,

Hasil Silaturahmi, Dukungan Para Kiai, Santri dan Kalangan Pesantren Mengalir ke Jokowi-Ma’ruf Amin

Jokowi & KH. Ma'ruf Amin, foto:tirto.id

Sebelum menjadi calon wakil presiden, KH. Ma’ruf Amin adalah seorang ulama yang berkhidmat di Nahdlatul Ulama (NU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kebetulan pada dua organisasi keulamaan itu, Kiai Ma’ruf menempati posisi tertinggi.

Artinya, sebelum menapaki jalan politik (kembali), Kiai Ma’ruf memang memiliki ‘core’ di bidang keagamaan. Dunia ini sudah digelutinya lebih dari separuh usianya kini.

Karenanya tak aneh ketika beliau terjun kembali ke dunia politik, banyak sekali yang mendukungnya. Dukungan itu sebagian besar dari sejumlah komunitas keagamaan. Mereka itu adalah murid, santri, kolega organisasi, ataupun pendukung pemikiran Kiai Ma’ruf.

Dukungan dari kelompok Islam ini yang akan turut membantu Jokowi. Sebab, calon presiden petahana itu memiliki kelemahan untuk mengeruk suara di kalangan agamawan Islam karena sejumlah hoax dan fitnah yang menerpanya berkali-kali.

Sebagaimana kita ketahui, Jokowi kerap dituduh sebagai pihak yang anti-Islam dan musuh ulama. Bahkan, ada juga fitnah yang menyebutnya sebagai anggota PKI dan antek asing-aseng.

Di sisi inilah peran Kiai Ma’ruf begitu besar. Kiai Ma’ruf dapat dikatakan sebagai ‘gate voters’ yang akan menarik suara dari kalangan Islam.

Hal ini sekaligus menampik isu bahwa Jokowi itu anti-Islam dan musuh ulama. Karena dia mengakomodir suara Islam di dalam kepemimpinannya. Bahkan, yang menjadi pendampingnya sendiri adalah ulama.

Hasil gerilya Kiai Ma’ruf ini pun banyak membawa hasil. Salah satunya adalah dukungan dari beragam kelompok pesantren, kiai, dan jaringan ulama.

Misalnya, baru-baru ini komunitas alumni Pondok Modern Gontor yang bernama Gontorians for NKRI (G4NKRI) mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Koordinator G4NKRI Ruchul Ma’ani membeberkan ada beberapa alasan yang menjadi landasan G4NKRI dalam menentukan ijtihad politik ini. Di antaranya karena Jokowi dan Ma’ruf Amin adalah pasangan umara dan ulama. Ini adalah pasangan yang ideal untuk NKRI.

Kemudian, pemerintahan Presiden Jokowi dinilainya telah menunjukkan prestasi-prestasi yang dapat dirasakan langsung oleh kebanyakan masyarakat dan memiliki rekam jejak yang dianggap bisa mewakili kepentingan umat Islam.

Sikap yang diambil G4NKRI ini juga selaras dengan 11 poin seruan yang dikeluarkan Pondok Modern Darussalam Gontor pada 20 Januari 2019 lalu. Seruan itu terkait panduan dalam ajang Pemilihan Calon Anggota Legislatif dan Calon Presiden-Wakil Presiden 2019.

“Jadi perlu kami tegaskan, deklarasi ini adalah bentuk ijtihad politik yang diambil G4NKRI sebagai pemilih yang cerdas, aktif, dan bermartabat,” ujar dia.

Selain alumni Ponpes Gontor, sejumlah Kiai di Madura juga telah mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan nomor urut 01 itu. Lagi-lagi, hal ini karena faktor Kiai Ma’ruf Amin.

Ketika silaturahmi di Jawa Timur, cawapres Ma’ruf Amin bertemu dengan ulama dari Madura guna mengonsolidasikan kemenangannya di Pilpres 2019. Ada 35 Kiai Madura dari Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pemekasan, dan Sumenep dalam pertemuan itu.

Kiai Ma’ruf optimistis suaranya bersama Capres Jokowi bisa mengalahkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pulau Madura. Hal ini dibenarkan oleh KH Makki Nasir, ulama asal Bangkalan.

Ia memastikan akan memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Madura. Menurutnya, pasangan tersebut sudah merepresentasikan nasionalis dan Islam.

Sebelumnya, Ma’ruf Amin menerima kunjungan Aliansi Kiai Kampung Madura (AKMA) di kediamannya di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta. Kedatangan tersebut dalam rangka deklarasi AKMA memberikan dukungan penuh kepada Paslon Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Kami siap memberikan dukung­an penuh serta mengawal dan mengamankan hasil suara Jokowi/Ma’ruf,” ujar perwakilan AKMA, Su­bhan Effendy.

Tak hanya orang tua saja, deklarasi dukungan juga datang dari Milenial Religius Center dan Relawan Santri Borneo di Martapura, Kalimantan Selatan. Kelompok relawan dari santri muda ini akan mengajak pemuda di Kalimantan untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Ketua Korwil MRC Kalsel, Muhammad Saufi dalam deklarasi itu mengatakan bahwa MRC dan Relawan Santri Borneo siap sedia menjadi pilar kebangsaan Indonesia. Mereka juga siap menjadi garda terdepan menjaga Pancasila dan NKRI, serta siap sedia memenangi Maruf Amin sebagai Wakil Presiden RI.

Dukungan di atas adalah bukti bahwa kemenangan Kiai Ma’ruf bersama Jokowi itu sekian nyata. Karena peran Kiai Ma’ruf, jutaan umat Islam kini mendukung agenda Indonesia Maju yang berdaulat secara politik, mendiri secara ekonomi dan berkepribadian gotong royong.

Kamu juga #IkutKiai, kan?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments