in ,

Etika Buruk Sandiaga Uno

Sandiaga Uno Melayat dengan Pakaian Olaharaga,foto:detiknews.com

Seseorang calon pemimpin seharusnya tidak hanya mempuni soal kemampuan manajemen dan kecerdasan sosial. Pemimpin juga penting untuk memiliki etika yang tinggi dalam setiap situasi dan kondisi.

Etika seseorang adalah cara pandang awal seseorang dinilai dengan lawan bicaranya maupun orang sekitar. Etika seseorang akan mencerminkan sikap yang dimiliki.

Tidak heran bahwa untuk menjadi pemimpin bangsa ditengah masyarakat Indonesia yang ramah tamah harus juga dimiliki pemimpin. Jiwa luhur yang baik tersebut haruslah juga dimiliki oleh pemimpin.

Yang membuat miris ialah ada seseorang cawapres yang dengan niatan menjadi wakil Presiden tetapi tidak mencerminkan sikap luhur masyarakatnya. Justru ia menunjukan etika yang buruk.

Tentu saja ini mengarah pada Sandiaga Uno, calon wakil Presiden yang membuat sensasi yang tak tahu diri.

Dirinya terpotret kamera datang ke rumah duka mantan kapolri. Saat itu adalah hari duka dimana mantan Kapolri tutup usia.

Jenazahnya masih ada dalam rumah. Orang sekitar masih bersedih dan berduka atas sepeninggalan mantan Kapolri.

Tapi Sandiaga hadir dengan menggunakan pakaian olahraga lengkap masih dengan keringatnya. Tentu saja hal ini membuat siapapun yang melihat pakaian Sandiaga merasa risih.

Itu jelas sebagai sikap yang tidak beradab. Tidak bisa menempatkan dirinya terhadap situasi yang sedang berlangsung.

Sandiaga Uno dengan kejadian tersebut dianggap tidak memiliki etika saat takziah ke Mantan Kapolri. Tidak hanya moment itu saja, dalam beberapa kondisi Sandiaga juga menunjukkan hal sama, misalnya Sandiaga yang melangkahi makam, atau berjalan di atas makam.

Dengan beberapa sikap buruk tersebut menunjukan Sandiaga memang sosok yang suka mencari sensasi, tanpa adanya esensi.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments