in , ,

Elektabilitas Masih Tinggi Jokowi tetap Rapatkan Barisan

Jokowi,foto:kbr.id

Dari sejak digulirnya perhelatan pemilihan presiden juga sebelum ada calon presiden yang di tetapkan Jokowi selalu unggul dalam survei. Tidak ada lembaga survei yang memprediksi bahwa elektabilitas Jokowi rendah.

Dari semua tokoh yang berpotensial tetap saja Jokowi unggul diantara semua. Hingga sampai saat pencalonan bergulir. Jokowi tetap leading dari lawannya Prabowo.

Unggulnya Jokowi dari Prabowo bukan tanpa alasan. Jokowi datang tidak dengan tangan hampa. Dia ikut bertarung dalam pilpres membawa segudang prestasi.

Oleh karena itu pantas bagi Jokowi mendapat nilai elektabilitas yg tinggi. Meski punya elektabilitas yang tinggi Jokowi tetap merapatkan barisan.

Apalagi pihak Prabowo selalu membuat propaganda politik yang tak sehat. Baru-baru ini saja Prabowo melontarkan data hasil survei dirinya terpaut sedikit lagi dari Jokowi.

Prabowo selalu membuat serangan dengan data yang kurang akurat. Serangan itu berdasar lembaga survei yang baru rilis pula.

Menanggapi hal ini pula, Jokowi memberikan serangan balik. Layaknya pertandingan sepakbola saling serang ditunjukkan.

serangan Jokowi kepada Prabowo itu bukan karena panik. Melainkan sebuah usaha untuk memberikan klarifikasi dan menyampaikan data yang benar.

Rasionalisasinya adalah aneh bila Jokowi panik sedangkan menurut survei selisih elektabilitasnya masih tinggi.

Berdasarkan hasil riset lembaga survei resmi yang diakui KPU, selisih suara kedua pasangan calon minimal sebesar 20 persen.

soal propaganda Rusia Jokowi mengklarifikasi Bahwa itu hanya istilah tetapi tidak berkaitan dengan pemerintah dan negara Rusia.

What do you think?

1 point
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments