in , , ,

Dua Pokok Penting Mengapa Kiai Ma’ruf Mau Berjuang Menjadi Cawapres RI

KH. Ma'ruf Amin, foto: joglosemarnews.com

Ada dua hal pokok yang akan diperhatikan secara serius oleh KH. Ma’ruf Amin bila dirinya menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia kelak.

Kiai yang juga mantan Rais ‘Aam PBNU ini berkomitmen akan memperkuat perekonomian dan karakter kebangsaan Indonesia. Dua hal ini yang bagi Kiai Ma’ruf akan membawa Indonesia maju.

Sebagaimana dilansir dari nu.or.id, Kiai Ma’ruf mengatakan pihaknya akan berfokus pada penguatan ekonomi untuk memajukan pembangunan Indonesia lima tahun ke depan.

Hal itu disampaikannya di hadapan wartawan di Gedung PBNU Kramat Raya Jakarta Pusat, Kamis (9/8) malam, setelah Joko Widodo menetapkan Kiai Ma’ruf Amin sebagai pasangannya dalam pemilihan presiden dan wakil presiden mendatang.

Penguatan ekonomi ini sifatnya bukan membuang, tetapi menguatkan yang lemah. Kemitraan antara golongan yang ekonominya lemah dan yang kuat dapat dibangun di mana pemodal yang kuat menjadi mitra usaha dengan masyarakat lemah.

“Melalui koperasi, lalu kegiatan pesantren,” kata Kiai Ma’ruf.

Selain persoalan ekonomi dan pangan, hal berikutnya adalah pembangunan karakter bangsa dan penegakkan hukum.

Menurut Kiai Ma’ruf, kedua hal itu saling berkaitan.

“Jika banyak yang melanggar hukum, pembangunan karakter bangsa kita (menandakan) tidak berhasil,” ujarnya.

Kiai Ma’ruf berharap selepas tahu ln 2024 mendatang bangsa Indonesia bisa bebas dari konflik ideologis. Persoalan kebangsaan akan rampung, dan karakter Indonesia sebagai ‘negara kesepakatan’ ditanamkan kepada generasi muda.

Dengan begitu, saat perekonomian Indonesia makin kokoh, karakter kebangsaan Indonesia tak hilang. Di sinilah kunci Indonesia akan menjadi negara maju.

Majunya Kiai Ma’ruf dilandasi semangat jihad kebangsaan ini. Ia berani bertarung lagi karena persoalan yang penting dan mendasar tersebut.

Selain itu, majunya Kiai Ma’ruf dalam kontestasi politik kali ini juga diikuti dengan gagasan ekonomi yang bernas. Ia tak hanya sekadar mengumbar jargon, tetapi lebih pada ide, gagasan, dan program.

Kita berharap majunya Kiai dalam pertarungan ini akan membawa Indonesia menjadi negara yang baldatun, thayibatun, wa rrabbun ghafur.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments