in , , ,

Capaian Kinerja Pemerintahan Presiden Jokowi dalam Pembangunan Desa

Jokowi, foto:simadanews.com

Prinsip otonomi daerah salah satunya ialah mengembangkan potensi daerah. Jokowi dalan pemerintahannya mampu menerjemahkan otonomi daerah dengan baik melalui dana Desa.

Presiden Jokowi mengingatkan Program Dana Desa harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, seiring dengan meningkatnya perputaran uang di wilayah pedesaan.

semakin banyak perputaran uang yang ada di desa, kesejahteraan masyarakat desa akan meningkat pesat. Ini teori ekonominya seperti itu

Berikut kemajuan yang didapat setelah pendistribusian anggaran ke Desa:

1. ubah pembangunan, mulai dari pedesaan

Pembangunan dan pemberdayaan desa merupakan salah satu komitmen pemerintah untuk menghadirkan pemerataan ekonomi di Tanah Air. Hal tersebut ditegaskan Presiden Jokowi, bahwa orientasi pembangunan nasional memang beberapa tahun ini mengalami perubahan.

Memang pembangunan yang telah dikerjakan dalam empat tahun ini orientasinya diubah, dibalik. Pembangunan dimulai dari desa.

2. Kenaikan alokasi anggaran untuk pembangunan desa

Jokowi mengatakan kenaikan alokasi anggaran untuk pembangunan desa setiap tahunnya menjadi salah satu indikasi, bahwa pemerintah memang memprioritaskan desa sebagai program utama pembangunan.

Pada 2015, tahun awal Kebijakan Dana Desa dijalankan, pemerintah memberikan Dana Desa Rp20,7 triliun. Pada 2016 menjadi Rp47 triliun, pada 2017 sebesar Rp60 triliun, kemudian 2018 juga Rp60 triliun. Pada 2019, Dana Desa meningkat menjadi Rp73 triliun.

Jadi sampai tahun ini sudah Rp187 triliun pemerintah gelontorkan ke desa-desa sebanyak 74 ribu desa, yang ada di seluruh Tanah Air.

3. infrastruktur dan fasilitas desa dibangun secara massif dari Dana Desa

Dari pemanfaatan Dana Desa itu, sejak 2015 hingga 2017 tercatat sejumlah infrastruktur dan fasilitas desa dibangun secara massif. Sepanjang 123 ribu kilometer jalan desa, 11.500 posyandu, 18.100 PAUD, 6.500 pasar desa, hingga 791.000 meter jembatan berhasil dibangun dari dana desa yang disalurkan.

Melihat capaian tersebut di sejumlah desa, infrastruktur jalan desa menjadi lebih baik dibanding sebelumnya dan dilengkapi dengan fasilitas penunjang lain seperti irigasi, embung, hingga fasilitas kesehatan seperti posyandu.

4. Di perkotaan juga menginginkan dana seperti Dana Desa

Dalam perkembangannya, perkotaan menginginkan kucuran dana serupa yang didapatkan desa. Pemerintah di tingkat kelurahan diharapkan dapat menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan yang kian kompleks.

Setelah empat tahun mengalokasikan Dana Desa, mulai 2019, pemerintah juga telah mengalokasikan Dana Kelurahan untuk mengakomodasi kebutuhan pemerintah-pemerintah kota yang disampaikan langsung kepada Presiden.

Di kota banyak yang lebih tidak baik daripada di desa, kampung-kampungnya. Gunakan untuk drainase atau jalan di kampung-kampung yang ada di kota. Dana Kelurahan diarahkan ke sana, karena kemiskinan di kota dan desa itu ada semua.

5. dana desa ubah potensi jadi kekuatan ekonomi

Presiden Jokowi berharap program Dana Desa dalam pelaksanaan selanjutnya mampu mengubah berbagai potensi desa menjadi kekuatan ekonomi.

Selain infrastruktur, dana-dana itu bisa digunakan untuk membangun, misalnya pariwisata di desa. Sekarang banyak orang kota yang kepingin melihat desa lagi seperti apa.

Kebijakan Dana Desa dalam tahapan-tahapan selanjutnya, diharapkan tidak semata untuk pembangunan infrastruktur. Presiden berharap Dana Desa dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan sumber daya manusia dan penggarapan potensi desa.

6. Dana Desa digunakan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di pedesaan

Jokowi mengatakan Dana Desa juga mesti digunakan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di pedesaan. Salah satunya dengan memanfaatkan Dana Desa untuk menanggulangi masalah gizi buruk dan stunting atau gagal tumbuh yang ada di desa-desa.

Ini menyangkut sumber daya manusia kita ke depan. Kita ini harus bersaing dengan negara-negara lain.

7. pemberdayaan perekonomian Desa Ponggok melalui Dana Desa

Jokowi kemudian memberikan satu contoh nyata mengenai transformasi desa yang dulu dapat dikatakan sebagai desa tertinggal yang dihinggapi masalah kemiskinan dan pengangguran, menjadi sebuah desa yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Hasil nyata program Pariwisata Desa. Ada yang namanya Desa Ponggok ini punya mata air yang dibangun dan dijadikan tempat wisata untuk berenang, untuk menyelam.

Menurut Jokowi pemerintah desa setempat yang terletak di Klaten, Jawa Tengah, saat itu membangun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan memanfaatkan potensi pariwisata air.

Dana Desa sebesar kurang lebih Rp800 juta pada tahun anggaran 2017 dimanfaatkan pemerintah setempat, untuk membangun infrastruktur desa penunjang pariwisata tersebut.

Hasilnya satu tahun bisa mendatangkan income Rp14 miliar. Ini menjadi kekuatan desa.

Presiden secara khusus mengapresiasi pemanfaatan Dana Desa yang dilakukan Desa Ponggok. Ia mengajak desa-desa lainnya yang memiliki potensi serupa untuk belajar dan meniru apa yang dilakukan desa tersebut.

Jokowi melihat banyak sekali desa-desa yang sangat indah yang perlu disentuh sedikit. Dengan Dana Desa, bisa jadi produk yang bisa dipasarkan dengan baik. Kalau di situ bisa mendatangkan orang menjadi tempat pariwisata, artinya warung-warung akan buka, ada tukang parkir mendapatkan pekerjaan, ada income untuk desa. Itu akan ke mana-mana larinya.

Semoga pembangunan di pedesaan bisa mengurangi angka pengangguran dan pencegah urbanisasi. Dengan begitu Indonesia tidak akan timpang pada pusat Ibu Kota, tapi keseluruh wilayah.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments