in , ,

Apa Kata Ulama soal Fitnah Jokowi Anti-Islam?

Jokowi & Para Ulama, foto:wartantt.com

Mendekati Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 semakin banyak ulama yang turut bersuara membantah pelbagai kabar bohong (hoaks). Salah satunya fitnah yang menerpa Calon Presiden Joko Widodo, yang menyebutkan bahwa dirinya anti-Islam dan memusuhi ulama.

Baru-baru ini, ulama Betawi KH Abdul Hayyie Naim membantah isu sesat tersebut. Dia bersaksi bahwa Jokowi bukanlah sosok yang anti-islam. Salah satu buktinya dari kemauan Jokowi untuk membebaskan Abu Bakar Ba’asyir karena alasan kemanusiaan.

Meskipun akhirnya niat tersebut terganjal karena narapidana terorisme itu tidak mau menandatangani ikrar setia kepada NKRI dan Pancasila. Tetapi adanya niat dan wacana dari Presiden itu sudah membuktikan bahwa Jokowi tak pernah memusuhi Islam.

Abdul juga merujuk tuduhan bahwa Jokowi melakukan kriminalisasi terhadap ulama. Menurutnya, itu tidak lain hanyalah fitnah dan informasi hoaks yang sengaja disebarkan karena alasan politis.

“Buktinya sekarang mana yang nyatanya Jokowi anti-islam. Kagak. Si Ba’asyir dibebasin. Gitu. Yang salah ditindak siapa saja. Bukannya anti-Islam,” kata KH Abdul Hayyie Naim di Masjid Annur, Cipete Utara, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Ketua Umum MUI (non-aktif) KH. Ma’ruf Amin yang juga calon wakil presiden Jokowi juga mengungkapkan hal senada. Menurutnya, dengan memilih dirinya sebagai calon wakil presiden justru Jokowi menunjukan kecintaannya pada kelompok Islam dan ulama.

“Jokowi orang baik, tetapi dibilang anti-Islam. Padahal kan beliau ambil wakilnya dari kiai. Beliau mencintai kiai, mencintai Islam,” kata Kiai Ma’ruf di hadapan peserta Istighotsah Kubro bersama warga Banten di GOR Serang, Senin (21/1/2019).

Mantan Rais ‘Aam PBNU itu lantas menyinggung pihak lain yang justru menjadikan agama sebagai komoditas politik, namun tidak mengkonkritkan retorikanya itu dalam kebijakan politik.

Presiden Jokowi justru banyak membuat kebijakan yang pro umat Islam dan ulama. Salah satunya melalui kebijakan Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober.

Kiai Ma’ruf menilai, penetapan hari besar nasional itu bukan sekadar peringatan semata, melainkan kemenangan bagi umat Islam khususnya ulama dan santri. Sebab, hari tersebut kembali mengingatkan peranan santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa kepada masyarakat.

“Baru dua tahun yang lalu ditetapkan Hari Santri Nasional oleh Bapak Joko Widodo. Berarti beliau mencintai santri dan ulama,” kata Ma’ruf lagi.

Dua tokoh di atas adalah ulama yang memiliki derajat keilmuwan secara otoritatif. Mereka juga sosok yang selalu berjuang untuk meninggikan kalimat Allah SWT di bumi Indonesia.

Di sisi lain, mereka juga telah memberikan kesaksian bahwa Jokowi tidaklah seperti yang dituduhkan kepadanya. Ini adalah pengakuan yang murni dan bukan mengada-ada.

Jokowi adalah orang biasa, sebagaimana orang Indonesia lainnya. Dia beragama Islam sejak lahir, begitu pula dengan orang tuanya. Jokowi juga telah berhaji.

Namun karena dia menjadi lawan politik kelompok yang suka menagatasnamakan agama untuk kepentingan politik, lantas dirinya dicap tidak pro-Islam. Padahal, banyak kebijakannya yang justru menguntungkan umat Islam.

Label itu tidak lain hanyalah fitnah. Latar belakangnya adalah kepentingan politis. Sebab fitnah keji seperti itu tidak muncul dalam kontestasi politik di tingkat Walikota dan Gubernur yang pernah diikuti Jokowi.

Baru ketika dirinya menantang kekuatan reaksioner di tingkat nasional, Jokowi disebut anti-Islam. Maka sudah pantas bila Ketua Umum MUI, Kiai Ma’ruf, menyebut bahwa mereka yang menuduh Jokowi anti-Islam itu orang ‘bengong’.

“Saya menganggap beliau (Jokowi) menghargai ulama. Kalau dibilang anti-Islam atau tidak mencintai ulama, orang ini bengong. Wakilnya saja kiai. Saya mau diajak beliau karena sudah banyak berbuat untuk kepentingan bangsa dan negara,” kata Ma’ruf.

Bila ulama (yang asli) saja sudah begitu, masak kita mau mengikuti orang-orang bengong? Ayo, waras bareng!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments